Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Halteng Fokus Pengkaderan

Musyawarah Daerah ke-II Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Halmahera Tengah

Weda, Koridorindonesia.id– Musyawarah Daerah (Musda) ke-II Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PD-PM) Kabupaten Halmahera Tengah fokus menjalankan konsolidasi organisasi dan pengkaderan.

Hal ini diungkapkan dalam acara pembukaan Musyda II (PDPM) yang berlangsung di gedung Perpustakaan dan Kearsipan Daerah kabupaten Halmahera Tengah, Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda dengan tema “Gerakan Muhammadiyah Untuk Pembangunan Halteng Yang Berkemajuan”. Musda tersebut digelar pada hari Sabtu (11/5/2024).

Hadir pada kegiatan tersebut yaitu Pj Bupati yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Ham Pemda Halteng Hakami Husain, mewakili Kapolres Halteng, mewakili Dandim 1512/Weda, Sekwil Pemuda Muhammadiyah Muhammad Fadli, Ketua PM Halteng Arman Alting, Ketua PD Muhammadiyah Halteng Dr. Lasamida Kurpunda, Ketua PC NU Halteng Nuchalis.

Dalam laporannya Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Halteng Arman Alting, bahwa musda ini sudah harus masuk ke Musda ke tiga, karena Musda pertama tahun 2017 dan dirinya ketika itu dipercayakan sebagai ketua.

“Namun ada sesuatu dan lain hal sehingga Musda kedua baru dilaksanakan hari ini,” jelasnya.

Dikatakannya kenapa Musda ini dilaksanakan di gedung perpustakaan ini adalah buah tangan kader Pemuda Muhammadiyah. “Maka dari itu sebelum diresmikan pemuda Muhammadiyah gunakan duluan,” bebernya.

Tujuan dalam rangka penyegaran pengurus dan diharapkan bisa melahirkan pengurus yang cekatan, enerjik dan menjalankan amar makruf nahi mungkar.

Sementra itu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Halteng, Dr. Lasamida Kurpunda menyampaikan selamat bermusyawarah sembari berharal hasil Musda ini melahirkan pengurus yang baik.

“Halteng ini penuh dengan pemuda, dan pemuda harus mampu menjawab tantangan zaman. Kemajemukan pemuda ini terintegrasi dengan hadirnya Pemuda Muhammadiyah. Oleh karena itu, gerakan pencerahan pemuda Muhammadiyah di Halteng harus dijalankan.

Selaku Ketua Muhammadiyah Halteng dirinya memiliki kekhawatiran tersendiri. “Saya terawang hampir terjadi krisis kaderisasi di Halteng. Ini harus ada kesadaran kita bersama,” ucap Lasamida.

Katanya, Muhammadiyah Halteng selama ini tidak pernah berhenti menyampaikan dakwah bil lisan (dakwah dengan kata-kata) serta Muhammadiyah juga selalu berdampingan bersama beberapa organisasi lain.

“Sekarang kita punya tantangan baru yaitu dakwah bill hal. Amal usaha Muhammadiyah di Wairoro, SMP Muhammadiyah Desa Sif Patani. Dan SMK Muhammadiyah di Waleh” tandasnya.

Tak sampai disitu saja, Sekertaris Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara Muhammad Fadli, yang hadir langsung dalam kegiatan itu mengatakan bahwa Musda di seluruh Kabupaten/Kota telah dilaksanakan termasuk Kabupaten Halteng.

Dirinya berharap kehadiran Muhammadiyah bisa dirasakan oleh masyarakat. “Saya juga berharap di Halteng ada Baitul Arqam sehingga kegiatan pengkaderan dapat berjalan dengan baik. Kita hidupkan kegiatan pengkaderan sebagai upaya melanjutkan estafet Muhammadiyah,” katanya. (Ibo*)