
Weda, Koridorindonesia.id– Zulkifli Hi. Bayan, Anggota DPRD terpilih periode 2024-2029 saat berorasi politik di empat desa pesisir, kecamatan Weda Selatan, Desa Loleo pada (05/10) menekankan kepada Kepala Desa agar jangan coba-coba untuk mengintimidasi masyarakat.
“Kami punya kapasitas jelas, fungsi pengawasan akan kami tingkatkan. Apabila Kades-kades pilih diam, maka kami
hargai, tetapi kalau kalian mau coba-coba main intimidasi, mari kita coba-coba. Saya bukan menakut-nakuti, tapi memang ini sudah beredar luas di Kabupaten Halmahera Tengah,” ungkap Kifli menegaskan.
Selain itu, kata Kifli, pihaknya juga mendapatkan laporan bahwa kurang lebih 61 Desa ini, kepala-kepala desanya juga diintimidasi. Oleh karena itu, ia menekankan agar kepala-kepala desa tidak mengintimidasi atau menakut-nakuti masyarakat dengan tidak memberi bantuan jika tidak ikut atau memilih kandidat tertentu.
“Ingat bantuan itu anggarannya dari mana?. Saya bicara ini, kapasitasnya sebagai anggota DPRD aktif, dan insha Allah sehari dua akan dilantik sebagai ketua DPRD,” tegasnya lagi.
Jadi, Kifli menyampaikan agar kepala-kepala desa tidak perlu takut, karena mereka juga dipilih oleh masyarakat.
Kemudian, Zulkifli juga menyoal tentang kontraktor-kontraktor dadakan yang kerjanya tidak beres. Ia mengingatkan bahwa, pihaknya akan turun langsung ke lapangan dan mengkroscek kondisi proyek yang tidak selesai dan akan mengevaluasi kinerja para kontraktor tersebut.
“Perlu saudara-saudara kontraktor ketahui, kami ini bekerjasama dengan Aparatur Penegak Hukum, itu ada di lembaga DPRD. Insha Allah ketika dilantik nanti, saya bisa merekomendasikan ke pihak kepolisian, Kejaksaan bahkan ke KPK untuk mengaudit saudara-saudara”, ungkapnya. (Ibo*)