
Halteng, Koridorindonesia.id– Proyek Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) yang dibangun di Desa Yeisowo, Desa Bakayaja, Desa Yondeliu, dan Desa Santosa diduga tak diselesaikan secara keseluruhan. Pasalnya pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) yang dikerjakan beberapa kontraktor tersebut tak kunjung usai. Persoalan tersebut sontak menuai sorotan oleh salah seorang anggota Komisi III DPRD Halteng, Riswan Naim.
Riswan Naim saat ditemui wartawan pada Senin 26 Agustus 2024, mengatakan, ada beberapa proyek yang melekat pada dinas terkait, akan tetapi sebagian sudah terselesaikan.
Sedangkan terkait dengan proyek RTLH yang ada di kecamatan Patani tetsebut, beberapa bulan yang lalu pihaknya melakukan
kunjungan kerja di Kecamatan Patani dan menemukan beberapa Proyek Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) yang mestinya diselesaikan pada Tahun anggaran 2023, namun hingga tahun 2024 ini masih belum juga diselesaikan.
Selaku anggota Komisi III ia berharap agar kontraktor yang bersangkutan dengan nama perusahan tersebut agar bisa diselesaikan secepatnya.
“Karena kami telah menemukan langsung terkait dengan proyek yang tidak terselesaikan” ujar Riswan.
Selain itu Riswan juga meminta kepada dinas yang bersangkutan agar segera memanggil kontraktor tersebut untuk bisa diselesaikan. Karena, ia menegaskan bahwa terkait dengan RTLH itu komisi III DPRD Halteng sudah pernah menyuarakan di saat rapat dengan mitra beberapa bulan lalu. Namun sampai saat ini pihak dinas terkait mungkin belum sampaikan kepada pihak kontraktor agar segera selasikan sisa pekerjaan itu.
“Komisi III mendesak kepada pihak kontraktor agar secepatnya dalam waktu dekat ini dapat diselesaikan 100% RTLH yang belum selesai dikerjakan itu,” tegasnya.
Sekedar diketahui, data yang ditemukan dilapangan, ada beberapa perusahan di antaranya, proyek dengan nomor kode paket 15, nomor kontrak: 05/PK/RMH/DAU-P/BPBD-HT/X/2023, Pelaksana Cv. Farida Bakti, diketahui yang belum diselesaikan diantaranya, plafon teras dan samping, kemudian plesteran di bagian luar serta belum terpasang pintu serta jendela.
Selanjutnya, proyek RTLH, pelaksana Cv. Aksa Pratama, nomor kode paket 14, dengan alamat Desa persiapan Dusun Santosa, Kecamatan Patani Utara. Proyek tersebut belum ada pemasangan lampu dan belum ada Septi tank.
Terakhir, proyek RTLH dengan pelaksana Cv. Akfa Pratama, di Desa Baka Jaya Kecamatan Patani, untuk anggarannya masih ada 30% yang belum dicairkan. (Ibo*)