Koridorindonesia.id, Morotai– Salah seorang warga Desa Joubela, kecamatan Morotai Selatan, kabupaten Pulau Morotai mengalami kecelakaan lalu lintas dijalan tanjakan motorpol.
Berdasarkan amatan Koridor di lokasi, Korban teridentifikasi bernama Muhrim Bayan atau disapa Im. Warga Desa Joubela itu terlihat tergeletak di jalan tanjakan motorpol Desa Joubela. Dari keterangan saksi maya di lokasi kejadian bahwa korban terlibat tabrakan dengan salah satu mobil dump truk berwarna merah yang tidak diketahui orangnya.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi pada hari Rabu 20 Maret 2024 sekitar pukul 10.30 Wit.
Dalam peristiwa tersebut pelaku langsung melarikan diri setelah menabrak korban. Warga sekitar yang melihat peristiwa tersebut langsung bergerak cepat melakukan evakuasi korban laka lantas ke RSUD Ir Soekarno.
“Iya, tadi ada kecelakaan ditanjakan Joubela sekitar jam 10.30, cuma waktu kami datang korbannya sudah dilarikan ke rumah sakit, hanya motor korban yang tergeletak dijalan,” kata Opick salah seorang warga Desa Joubela ketika dikonfirmasi Koridor pada Rabu (20/3) Sore tadi.
Dari keterangan yang disampaikan Opick, diketahui bahwa korban saat itu baru pulang dari kebun dan hendak pulang kerumahnya.
“Soalnya tadi di TKP juga ada kelapa yang berhamburan di jalan, cuma kecelakaan ini apakah korban yang tabrak atau mereka saling senggol atau baku tabrak itu tidak ada yang tau. Soalnya waktu kecelakaan tidak ada orang disekitar situ. Jadi nanti suara motor berbunyi baru orang kaget dan mendatangi lokasi” kata Opick memberi keterangan.
Tapi, kata Opick, ada benturan di kepala korban. Dan bahkan motor korban juga hancur. Opick menyebutkan bahwa yang menabrak korban ini katanya dia langsung pergi.
“Jadi mungkin yang tabrak ini dia takut, makanya dia langsung pergi. Takutnya jangan sampai warga sekitar mengambil tindakan begitu. Makanya dia pergi langsung,” ujar Opick.
Namun, berdasarkan informasi yang diterima oleh media ini, melalui seorang warga Desa Joubela Ajin Caplang menyebutkan bahwa korban kecelakaan menjelang siang tadi itu telah meninggal dunia.
Korban dikabarkan meninggal dunia di RSUD Ir Soekarno sekitar pukul 14.30 Wit.
Hal ini mengingat kondisi korban yang cukup parah dengan adanya luka benturan di kepala. Alhasil korban mengalami pendarahan dan mengakibatkan kematian bagi warga Joubela tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan dari pihak Satlantas Polres Pulau Morotai. (Ahlit*)