Morotai, Koridorindonesia.id– Seorang petani asal desa Falila, kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai berinisial FP (34) ditemukan tewas terbunuh saat sedang berada di kebun miliknya.
Menurut data yang dihimpun Koridor berdasarkan keterangan dari istri korban yang berinisial (F), kejadian bermula ketika sepekan lalu pelaku datang ke kebun korban dan meminta untuk tinggal sebentar di rumah milik korban. Pelaku dengan inisial (R) tersebut beralasan tidak memiliki sanak keluarga untuk ditumpangi tinggal sementara.
Karena tinggal menumpang hidup di rumah korban (FP), pelaku (R) lalu ikut membantu keseharian korban sebagai seorang petani kelapa.
Hari itu, Minggu (5/5) korban bersama pelaku hendak pergi ke kebun untuk mengasapi kelapa untuk dijadikan kopra. Ketika korban (FP) hendak memperbaiki api, pelaku (R) lalu menyerangnya dari belakang dengan benda tumpul. Hal itu mengakibatkan korban (FP) tidak sadarkan diri. Korban yang sudah tak sadarkan diri lalu diseret ke semak belukar dan kemudian dibunuh.
Setelah melakukan aksi bejatnya, pelaku (R) lalu menghampiri istri korban (F) yang sedang menunggu di rumah kebun. Pelaku lalu memukuli dan memperkosa istri korban (F).
Istri korban (F) sempat memberontak dan berteriak meminta pertolongan. Namun, pelaku (R) mengancam akan membunuh anak korban jika ia terus berteriak.
Sementara, Kepala Desa Falila, Denfris Merek, saat dikonfirmasi oleh Koridor melalui sambungan telepon mengaku, baru mendapat laporan dari warganya atau pihak keluarga korban, dan kemudian langsung bergegas menuju TKP.
“Wajah istri korban lebam, karena dia dipukul lalu diperkosa. Jadi pelaku ancam istri korban kalau berteriak, akan bunuh anaknya” jelas Denfris mengutip kesaksian istri korban (F)
Menurutnya, pelaku adalah warga dari luar daerah. Dari Sulawesi Utara, Manado. Akan tetapi, identitas domisili di desanya, ia tidak mengetahui betul karena pelaku tidak melapor ke Pemerintah Desa Falila.
“Jadi kita tidak tahu dia tinggal di mana” terangnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Morotai IPTU Ismail Salim mengungkapkan pelaku pembunuhan dan pemerkosaan tersebut masih dalam pencarian. (Ahlit*)