Berikut Penyampaian Pj Bupati Halteng Ketika Kunker dan Halal Bihalal ke Pulau Gebe

Pj Bupati Halteng, Ikram M Sangadji bersama Sekda menemui warga Pulau Gebe dalam Kunjungan Kerja dan Halal Bihalal

Weda, Koridorindonesia.id– Pemerintah kabupaten Halmahera Tengah yang dinahkodahi oleh Penjabat (Pj) Bupati Halteng, Ikram M Sangadji dan Sekda Halteng, Bahri Sudirman beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja sekaligus halal bihalal paska hari raya Idul Fitri 1445 H/ 2024 M.

Pada acara kunker dan halal bihalal yang digelar pada hari Kamis (9/5) itu sekaligus tatap muka dengan masyarakat Pulau Gebe mendengar keluhan dari masyarakat terkait permasalahan air, lampu dan masalah yang dirasakan oleh masyarakat.

Sekda Halteng, Bahri Sudirman mengatakan, Pj bupati Halteng, Ikram M Sangadji banyak menaruh perhatiannya pada bidang pendidikan serta kesehatan.

“Jadi saya juga minta kepada manajemen perusahaan harus hadir bersama dengan Pemda dan masyarakat untuk mencari solusi” ungkapnya.

Ucapan terimakasih juga diungkapkan oleh Bahri kepada masyarakat kecamatan Pulau Gebe dan berharap agar acara tatap muka antara masyarakat dengan bupati tersebut bisa bermanfaat bagi banyak orang.

“Terkait dengan keluhan warga, akan segera disampaikan karena OPD juga hadir agar apa yang dikeluhkan dan disampaikan dapat diatasi kedepan” kata Bahri.

Kata Bahri, rangkaian permasalahan yang disampaikan bukan hanya untuk Pj Bupati Hateng semata. Namun, ia selaku Sekda Halteng juga merasa memiliki tanggung jawab yang sama selaku penyelenggara pemerintahan di kabupaten Halmahera Tengah.

Bahri mengajak kepada semua pihak agar bisa mensukseskan program-program prioritas Pj Bupati Halteng. Maka kunjungan ke Pulau Gebe ini kata Bahri menjadi agenda penting dimana pihaknya bisa langsung mengetahui permasalahan apa yang terjadi di dibutuhkan masyarakat.

“Permasalahan dari jaringan telekomunikasi, air, lampu dan permasalahan yang ada di Gebe, dalam kesempatan ini pak bupati akan mendengar keluhan” ujarnya.

Adapun Pj Bupati Halteng, Ikram M Sangadji mengatakan, pertemuan ini sangat penting bagi dirinya selaku pimpinan di kabupaten Halmahera Tengah. Dengan begini, kata Ikram persoalan-persoalan yang menjadi prioritas dilapangan akan semakin jelas.

“Untuk masalah air, telekomunikasi dan lampu tidak normal serta masalah yang menjadi keluhan lain sudah saya bicara dengan sekda serta dinas terkait, inshaallah dalam waktu dekat akan teratasi” kata Ikram M Sangadji meyakinkan.

Pj Bupati menjelaskan, persoalan telekomunikasi memiliki keterkaitan dengan listrik. Karena bila lampu atau listrik padam maka secara otomatis jaringan telekomunikasi akan terganggu.

“Untuk listrik yang saat ini normal dari jam 8:30 Wit sampai 17:00 Wit Senin – Sabtu serta Minggu padam” ungkapnya.

Ia berjanji, dalam waktu dekat ini listrik akan manyala 1X24 jam, sehingga telekomunikasi maupun air bersih akan berjalan normal tanpa masalah.

Kemudian untuk masalah pendidikan, Pj Bupati meminta kepada camat dan kepala desa agar mengontrol pendidikan yang ada di Pulau Gebe.

“Tidak ada lagi pungutan dari orang tua murid mengenai uang rapor, uang ijazah, uang wisuda maupun uang seragam. Bilamana masih menerima, saya akan tindak tegas, kemarin salah satu oknum saya copot” tegas orang nomor satu di Halteng tersebut.

Hal ini, kata Ikram sangat ditegaskan karena pegawai guru di Halmahera Tengah sudah mendapat tunjangan dan hal itu kata Ikram hanya diterapkan di Halmahera Tengah.

“Sekolah sudah mendapatkan dana BOS dari pusat maupun daerah, karena dana tersebut masuk ke rekening sekolah, bilamana masih ada pungli berarti yang bersangkutan sudah keterlaluan” kata Ikram menegaskan.

Pemda juga memberi insentif untuk ibu hamil dan menyusui untuk anak ke 1,2,3 dan anak ke 4. Hal itu bjsa diperoleh jika ibu hamil dan menyusui rutin melakukan pemeriksaan ke posyandu.

Tak hanya insentif ibu hamil dan menyusui, Pemda Halteng juga menyediakan biaya pengobatan gratis untuk masyarakat Halteng yang berobat di puskesmas maupun rumah sakit.

“Bilamana pasien dirujuk ke RSUD lain maka Pemda akan membiayai sampai pasien tersebut sembuh” ujarnya.

Selain itu, Pemda juga memberi insentif untuk imam, wakil imam, pegawai sarah, guru ngaji bagi muslim untuk Nasrani pendeta dan wakil pendeta.

Selain lima program prioritas dan insentif, Pj Bupati Halteng juga telah merenovasi asrama mahasiswa Pulau Gebe di kelurahan Gambesi, Kota Ternate dengan anggaran sebesar Rp.250 juta.

“Anggaran Rp.250 juta diserahkan bagian umum ke saya , tapi saya bilang pakai untuk rehab asrama mahasiswa kecamatan Pulau Gebe yang lebih bermanfaat dan menunjang pendidikan anak-anak halteng khusunya pulau Gebe” tutupnya. (Ibo*)