Server Utama Rusak, Dukcapil Halteng Ajukan Dana Rp. 800 Juta untuk Perbaikan

Gangguan server utama, Dukcapil Halteng minta masyarakat bersabar

Weda, Koridorindonesia.id– Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil ) Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamal Abdul Fatah angkat bicara soal kerusakan server utama. Kamal mengatakan, kerusakan server utama tersebut, pihaknya menunggu pencarian anggaran perubahan APBD 2024.

Kerusakan server utama itu mengakibatkan, pihak Dukcapil Halamahera Tengah harus menutup sementara pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil ) Halmahera Tengah, Kamal Abdul Fatah pada Rabu(18/9/2024)

“Sudah masuk 2 minggu, pihak Dukcapil Halmahera Tengah harus menutup sementara pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kami sementara menunggu anggaran perubahan APBD 2024,” ungkapnya.

Kamal mengaku telah mengajukan permintaan anggaran pengadaan server yang baru.

“Jadi kita ajukan permintaan ke pemkab Halmahera Tengah ganti server baru,” katanya

Ia melanjutkan, pengajuan pengadaan server baru dengan rincian anggaran sekitaran Rp. 600 juta ditambah lagi angggaran instal 100 juta maka diperkirakan anggaran total Rp. 800 juta.

“Jadi anggaran yang kita ajukan itu total keseluruhan berkisaran Rp 800 juta,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta agar masyarakat yang akan melakukan perekaman maupun pencetakan KTP, dapat bersabar dan menunggu pengumuman selanjutnya.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami akan menginformasikan kembali jika layanan rekam dan cetak KTP sudah dapat diakses kembali,” tandasnya. (Ibo*)